Rabu, 03 Maret 2021

Persamaan dan Perbedaan Drakor Master's Sun di Net. dan Novel Kasraf karya Susan Arisanti di Wattpad

Apakah ada kenal drama Korea Master's Sun atau novel Kasraf atau bahkan keduanya? Penulis sudah kenal keduanya, tetapi tidak menonton Master's Sun secara lengkap. Drama ini pernah diterjemahkan dengan tulisan di Net.


Novel Kasraf merupakan novel karangan orang Indonesia bernama Susan Arisanti dan pernah dipublikasikan di Wattpad. Sepertinya Kasraf juga sudah pernah dicetak karena di Wattpad tertulis 'complete', tetapi penulis merasa ceritanya masih menggantung.


Tokoh utama dalam Master's Sun adalah Tae Gong-Sil dengan pendampingnya adalah seorang CEO. Sementara itu, dalam Kasraf, pemerannya adalah Jeya dengan didampingi Hammuka Mughlak. 


A. Persamaan

1. Tokoh utama seorang perempuan dan tokoh pendampingnya seorang laki-laki;

2. Tokoh utama dapat dilindungi tokoh pendampingnya dari hal buruk;

3. Tokoh utama dan tokoh pendampingnya berperan sebagai pekerja dan tokoh pendamping merupakan orang sukses;

4. Tokoh utama memiliki kemampuan atau bakat atau kelebihan istimewa setelah tak sadarkan diri;

5. Hal buruk pada tokoh utama dapat hilang jika menyentuh tokoh pendampingnya. Akan tetapi, hal buruk pada tokoh utama dalam Kasyaf juga bisa hilang saat ada tokoh pendampingnya di dekatnya;

6. Terdapat genre misteri dan cinta atau romance. Kasraf lebih menonjolkan pada genre misteri;

7. Tokoh utama dan pendampingnya saling jatuh cinta. 


B. Perbedaan 

1. Tokoh utama dalam Master's Sun dapat melihat hantu, sedangkan tokoh utama dalam Kasyaf dapat melihat dosa seseorang saat menyentuhnya dan jauh dari tokoh pendampingnya (kecuali dihalangi oleh kaca);

2. Profesi tokoh pendamping tokoh utama dalam Master's Sun sebagai CEO, sedangkan dalam Kasraf sebagai polisi;

3. Master's Sun lebih menonjolkan pada genre horor, sedangkan Kasraf terdapat genre religi. 


Apa yang didapatkan setelah mengetahui hal di atas? Kita akan mencintai produk Indonesia yang tidak kalah dengan produk luar negeri, bahkan dari Korea karena pernah terdapat istilah 'demam Korea'.


Kita tidak dilarang mencintai produk luar negeri, tetapi jangan lupa mencintai produk dalam negeri jika ngin mencintai produk luar negeri. Mengapa membangga-banggakan produk luar negeri jika tidak bisa membangga-banggakan produk dalam negeri? Rasanya seperti sia-sia dilahirkan dan memiliki KTP dalam negeri. Selama masih dalam hal baik, kenapa tidak? 


Oh ya, saya ada informasi challenge novel Kasraf.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cara Mengatasi HP Nge-hang

Pernahkah Anda mengalami HP lemot (RAM tersisa <1 GB), tidak bisa digerakkan (launcher tidak menanggapi), lalu boot ulang sendiri?  Aku p...